4 Cara Memilih Bahan Perekat untuk Bata Ringan, Tipis Awet!
Memilih bahan perekat yang tepat saat Anda tengah membangun gedung atau rumah dengan bata ringan adalah hal tidak boleh disepelekan. Demi menemukan yang terbaik, cara memilih bahan perekat untuk bata ringan ini wajib Anda simak.
Banyak yang mengira bahwa sudah cukup untuk menggunakan semen biasa. Padahal, untuk bata ringan solusinya berbeda. Anda butuh perekat k husus berjenis thin-bed mortar.
Mengapa? Itu karena sifat bata ringan berbeda dengan bata merah. Pembuatan dinding dari bata ringan itu lebih rapat dan presisi. Maka dari itu, butuh perekat yang formulanya memang untuk menempel kuat pada permukaan halus tersebut.
Cara Memilih Bahan Perekat untuk Bata Ringan
Nah, jika Anda tidak ingin salah pilih, berikut ini panduan lengkap pemilihannya:
1. Pilih Merk Terpercaya & Kualitas Teruji
Pertama, jangan asal beli perekat. Hanya utamakan produk dari produsen yang reputasinya jelas. Utamanya yang memang sudah banyak kontraktor profesional atau tukang gunakan.
Umumnya, merek-merek yang mereka pakai telah memiliki sertifikat uji kekuatan, daya tahan, dan juga kestabilan material. Keunggulannya adalah minim risiko keretakan, perekat yang lebih kuat, serta hasil akhir lebih rapi dan presisi.
2. Pilih Thin-Bed Mortar
Kemudian, Anda bisa memilih thin-bed mortar atau yang aplikasinya sangat tipis, yakni sekitar 2 – 3 mm saja. Ini beda dengan metode lama yang menggunakan adukan semen-pasir tebal.
Perekat modern ini, memiliki kekuatan rekat tinggi meski Anda mengaplikasikannya dengan tipis. Penggunaan mortar tipis ini akan menghemat material, dinding lebih ringan, dan hasilnya lebih kuat serta tahan lama.
Jadi, jangan tergoda untuk menggunakan mortar umum dengan ketebalan seperti acian. Perekat khusus bata ringan ini beda formula dan fungsinya.
3. Tahan Kelembaban dan Cuaca
Kalau proyek Anda berada di area yang lembab, sering hujan, atau dinding eksterior, maka pastikan pilih perekat yang punya daya tahan terhadap kelembaban dan perubahan cuaca.
Jangan sampai setelah bangunan jadi, bagian tembok malah gampang retak, mengelupas, atau lembab dari dalam.
Produk yang berkualitas biasanya sudah punya formula anti lembab, lebih elastis, dan kuat menahan perubahan suhu. Cocok untuk outdoor maupun indoor.
4. Utamakan Produk Bersertifikasi SNI atau Standar Internasional
Cara memilih bahan perekat untuk bata ringan selanjutnya adalah mengutamakan produk bersertifikasi SNI atau berstandar internasional. Sertifikasi tersebut menjadi bukti jika produknya aman ketika Anda gunakan, tahan lama, kuat sesuai standar, dan sudah mendapatkan tahap pengujian ketahanan.
Kalau ada produk tidak berlabel atau punya standar jelas, maka sebaiknya cari alternatif.
Nah, agar tak perlu repot mencari bahan perekatnya, SCG Mortar Perekat Bata Ringan 40 kg bisa jadi pilihannya.
SCG sudah terkenal sebagai produsen bahan bangunan bereputasi internasional, ada sertifikasi SNI & Green Label, dan produknya punya daya rekat kuat. Cek produk-produk SCG sekarang!
