Panduan dan Tips Mengunjungi Chinatown Bangkok
Saat berkeliling di kawasan Chinatown Bangkok, Anda akan melihat sisi lain dari ibu kota Thailand. Lampu dan lampion warna-warni, kuil-kuil bersejarah, hingga pilihan kuliner menarik bisa kamu temukan di sini. Kamu juga bisa menonton banyak atraksi menarik pada hari perayaan atau festival tertentu.
Jika kamu mau menambahkan Chinatown dalam itinerary Bangkok, maka setelah dapat harga tiket Jakarta Bangkok, pelajari panduan dan tips mengunjungi Chinatown berikut ini!
Panduan dan Tips Mengunjungi Chinatown Bangkok
Apa saja hal terbaik yang bisa dilakukan di Chinatown? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
Cara menuju Chinatown
Chinatown dapat dengan mudah dicapai dengan taksi, bus, MRT, dan bahkan perahu. Berikut rekomendasi moda transportasi menuju Chinatown:
- MRT: Naik MRT ke stasiun utama di Hua Lamphong, lalu berjalan beberapa menit ke Chinatown Gate. Dari sana, lanjutkan ke Jalan Yaowarat.
- Perahu: Dari sungai, kamu bisa mencapai Chinatown dengan perahu. Tempat pemberhentian terbaik adalah di Rachawongse, yang memungkinkan kamu mencapai Jalan Yaowarat dengan cepat. Ada juga stasiun Marine Dept yang terletak dekat dengan Kuil So Heng Thai. Jika ingin pergi ke Pasar Bunga, turunlah di stasiun Memorial Bridge.
- Taksi: Kamu juga bisa naik taksi ke Chinatown. Tarifnya cukup terjangkau jika menggunakan argo. Mintalah pengemudi mengantar kamu langsung ke Jalan Yaowarat.
Destinasi wisata di Chinatown Bangkok
Cara terbaik untuk memulai tur Chinatown adalah dari Jalan Yaowarat yang terkenal, lalu menyelami dunia penuh kejutan. Saat berjalan-jalan di kawasan ini, kamu akan menemukan berbagai atraksi hingga situs-situs menarik.
1. Jalan yaowarat
Jalan yaowarat adalah jantung Chinatown. Jalan sepanjang 1,5 kilometer ini dimulai dari Chinatown Gate atau “Paifang” hingga Phanuphan Bridge. Dihiasi dengan papan neon berwarna-warni dan karakter Mandarin raksasa, tempat ini membuat kamu merasa seperti berada di Hong Kong, bukan di Bangkok.
Yaowarat juga dikenal sebagai tempat terbaik untuk membeli emas di Thailand, dengan lebih dari 150 pedagang emas yang beroperasi di area ini. Kalau mau foto-foto, lebih baik datang lebih pagi untuk mendapatkan suasana terbaik. Di malam hari, papan reklame menyala dan menciptakan pemandangan yang luar biasa, serta kios-kios makanan mulai buka.
2. Chinatown gate
Gerbang Chinatown di Bangkok, juga dikenal sebagai Paifang, adalah gerbang Tiongkok besar yang terletak di tengah bundaran Odeon dan menjadi pintu masuk ke Chinatown. Dibuka pada tahun 1999 untuk menghormati Raja Bhumibol Adulyadej, gerbang ini menjadi simbol kebangkitan baru kawasan Chinatown di Bangkok. Kini, gerbang ini adalah salah satu landmark utama dan tempat populer untuk berfoto.
3. Street food market Chinatown
Makanan di Chinatown Bangkok selalu ada sepanjang hari, namun di malam hari, kawasan ini berubah menjadi surga kuliner. Banyak kios makanan yang mulai beroperasi, menghasilkan suara mendesis dari penggorengan, api yang menyala, dan aroma yang menggoda.
Di sini, kamu bisa mencoba berbagai hidangan unik, mulai dari sup bakso ikan yang terkenal hingga serangga goreng, kalajengking, buah-buahan eksotis, pangsit, ikan kering, sup sarang burung, dan hidangan laut segar. Namun, perlu kamu tahu banyak kios makanan tutup pada hari Senin.
4. Wat Traimit (Kuil Buddha Emas)
Wat Traimit, juga dikenal sebagai Kuil Buddha Emas, adalah salah satu kuil paling menarik di Bangkok. Terletak di dekat Chinatown Gate, kuil ini terkenal dengan patung Buddha emas seberat 5,5 ton yang diperkirakan bernilai 250 juta dolar dan berasal dari abad ke-13 hingga ke-14.
Jam buka: 08:00–17:00 | Tiket masuk: 40 Baht/Rp19 ribu
5. So Heng Thai
So Heng Thai adalah vila berusia sekitar 200 tahun yang merupakan salah satu bangunan bersejarah di Chinatown. Rumah tradisional Tiongkok ini kini berfungsi sebagai sekolah menyelam, kafe, dan museum kecil. Tempat ini adalah hidden gem yang menawarkan arsitektur yang menakjubkan dan suasana yang tenang.
6. Kuil Buaya (Wat Chakrawatrachawat Woramahawihan)
Wat Chakrawatrachawat Woramahawihan, atau lebih dikenal sebagai Kuil Buaya, adalah kompleks kuil yang cukup tersembunyi di Chinatown. Daya tarik utamanya adalah keberadaan beberapa buaya yang dipelihara di dalam kuil. Menurut legenda, dahulu ada seekor buaya bermata satu yang menjadi ancaman bagi penduduk. Namun, para biksu menyelamatkannya dan memberinya tempat berlindung di kuil ini.
7. Sampeng lane
Sampeng lane adalah pusat perbelanjaan paling terkenal di Chinatown. Dalam gang sempit Soi Wanit 1, kamu bisa menemukan berbagai macam produk, mulai dari peralatan rumah tangga, mainan anak-anak, hingga pernak-pernik unik. Sebagian besar barang di sini dijual secara grosir. Waktu terbaik untuk mengunjungi Sampeng Lane adalah pagi hari. Sebagian besar toko buka dari pukul 08:00 hingga 18:00.
Tertarik untuk belanja di Sampeng lane? Rencanakan kunjunganmu mulai dengan cek harga tiket Jakarta Bangkok dan tambahkan Chinatown dalam itinerary-mu!
8. Pasar bunga (Pak Khlong Talat)
Pak Khlong Talat adalah pasar bunga terbesar di Bangkok, terletak di tepi Chinatown. Kamu bisa mencapainya dengan perahu melalui Chao Phraya River. Di sini, kamu bisa menikmati pemandangan lautan bunga berwarna-warni dan melihat bagaimana para pedagang merangkai karangan bunga yang indah. Pasar bunga buka 24 jam, tetapi waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari, saat bunga baru saja dikirim.
9. Kuil-kuil Tiongkok di Chinatown
Terdapat berbagai kuil Tiongkok yang menarik, salah satu yang paling indah adalah Wat Mangkon Kamalawat. Kuil ini dihiasi dengan warna merah dan emas yang melambangkan keberuntungan dalam tradisi Tiongkok, serta memiliki arsitektur luar biasa.
Itulah panduan lengkap untuk mengunjungi Chinatown di Bangkok! Dengan berbagai atraksi menarik, makanan lezat, dan pengalaman budaya yang unik, Chinatown menjadi salah satu tempat terbaik yang wajib dikunjungi di Bangkok. Nah, sebelum menambahkan Chinatown dalam itinerary Bangkok, pastikan kamu sudah cek harga tiket Jakarta Bangkok dan booking tiket sesuai tanggal cutimu!
